Categories: Hewan

Daur Hidup Coelenterata Berdasarkan Klasifikasinya

Jika dikelompokkan menjadi hewan berdasarkan kepemilikan tulang belakang maka coelenterata termasuk dalam kelompok contoh hewan invertebrata. Hewan invertebrata adalah kelompok hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Sedangkan kelompok hewan yang memiliki tulang belakang disebut hewan vertebrata. Dari segi keilmuan, daur hidup hewan invertebrata memang jarang diamati karena kelompok hewan ini memang sumber ilmiahnya masih jarang jika dibandingkan dengan kelompok hewan vertebrata.

Salah satu sumber ilmiah yang masih jarang diamati yaitu daur hidup coelenterata. Apabila anda melihat dari daur hidup hewan coelenterata sebagian besar hewan ini hidup di wilayah perairan. Kali ini dosen biologi akan membahas daur hidup coelenterata berdasarkan klasifikasi hewan coelenterata. Memang benar bahwa coelenterata sendiri dibagi menjadi beberapa kelompok yaitu Hydrozoa, Scyphozoa dan Anthozoa. Informasi mengenai daur hidup ketiganya dapat anda saksikan berikut ini.

Hydrozoa

Penamaan hydrozoa sangat terlihat jelas bahwa hewan ini berawal dari kata “hydro” yang artinya air. Hydrozoa sendiri sebagian besar hidup diwilayah perairan yaitu air laut dan air tawar. Contoh dari hewan hydrozoa adalah hydra dan obelia. Digambarkan bahwa hydrozoa adalah coelenterata yang membentuk koloni dalam fase daur hidupnya. Berikut ini salah satu tahapan daur hidup hydrozoa dengan contoh obelia.

  • Obelia Dewasa : Obelia dewasa adalah kondisi dimana obelia sudah mampu beradaptasi di alam dengan bersifat polip. Pada tahapan ini obelia sudah mempunyai tempat melekat.
  • Hidrocauli : Obelia dewasa kemudian membentuk percabangan polip sehingga dapat dibedakan percabangannya menjadi hydranth (proses pencernaan) dan gonangium (polip reproduksi).
  • Metagenesis : Obelia dewasa yang siap menghasilkan keturunan akan melakukan reproduksi menjadi generatif dan vegetatif
  • Reproduksi generatif dan vegetatif : Obelia dewasa yang melakukan perkembangbiakan hewan secara generatif akan menghasilkan sel telur karena adanya fertilisasi dari medusa jantan dan betina. Sedangkan reproduksi vegetaif akan membentuk kuncup kuncup medusa yang akan berkembang menjadi medusa.
  • Hasil reproduksi generatif dan vegetatif : Ketika repoduksi generatif dan vegetatif berhasil makan sel telur dari reproduksi generatif akan berkembang menjadi obelia dewasa begitu pun medusa dari reproduksi vegetatif akan berkembang menjadi obelia dewasa.

Scyphozoa

Sedangkan scyphozoa adalah hewan coelenterata yang hidup di laut hanya saja pada saat fase polip mengalami reduksi. Daur hidup scyphozoa supaya dengan mudah anda bedakan bisa anda liat dengan daur hidup aurelia aurita (ubur ubur) sebagai contoh dari kelompok scyphozoa.

  • Reproduksi seksual

Reproduksi seksual pada ubur ubur dimulai dari pembentukan polip muda dari hasil perkawinan aseksual. Selanjutnya polip dewasa akan berubah menjadi medusa muda. Kemudian menjadi medusa dewasa yang dapat berenang bebas. Ketika siap melakukan reproduksi maka sel telur dan sel sperma dari medusa dewasa akan melakukan fertilisasi sehingga menghasilkan sel anak.

  • Reproduksi aseksual

Reproduksi aseksual pada hewan coelenterata ubur ubur secara aseksual sebenarnya kelanjutan dari reproduksi seksual. Pada saat sel anak dari hasil perkawinan medusa dewasa lahir maka sel anak akan berkembang menjadi polip. Polip ini masih dalam keadaan melekat sehingga belum bisa berenang bebas dialam. Namun seiring kemampuan adaptasi bertambah, ubur ubur akan berubah bentuk membentuk kuncup sehingga polip nantinya akan berkembang menjadi medusa. Proses perubahan bentuk ubur ubur dari polip menjadi medusa bisa menjadi salah satu contoh adaptasi hewan morfologi.

Anthozoa

Sama sama hidup di air laut, anthozoa dibedakan dengan tidak adanya fase medusa. Selain itu beberapa contoh dari kelompok ini ada yang membentuk koloni. Contoh daur hidup coelenterata dari anthozoa menggunakan contoh anemon.

  • Reproduksi Seksual

Reproduksi seksual pada anemon memang jarang sekali terdengar karena hewan ini termasuk hewan yang hermaprodit. Hermaprodit adalah hewan yang memiliki kelamin jantan dan betina dalam 1 tubuh yang sama. Terjadinya reproduksi seksual apabila sel sperma dan sel telur keluar dari bagian tubuh polip anemon. Kemudian menempel pada anemon dewasa sehingga menghasilkan gonad gonad sehingga nantinya akan tumbuh menjadi individu baru.

  • Reproduksi Aseksual

Reproduksi aseksual pada anemon terjadi apabila terjadi pembelahan biner pada polip anemon. Pembelahan biner pada bakteri hampir tidak jauh berbeda dengan pembelahan pada anemon. Pembelahan biner sendiri adalah bagian tubuh polip anemon akan membelah diri sehingga membentuk polip baru. Polip baru ini nantinya akan berkoloni.

Recent Posts

Pemupukan Anorganik dan Penjelasannya

Definisi dari pupuk ialah bahan yang dijadikan sebagai penambah pada sebuah media tanam untuk membantu…

5 years ago

Pemupukan Organik dan Penjelasannya

Pupuk berbahan organik menjadi satu-satunya input yang bisa diberikan ke dalam lahan sawah. Konsentrasi nutrisi…

5 years ago

Manfaat Penerapan Bioteknologi

Sebelum membahas tentang manfaat Bioteknologi, ada baiknya kita paham duluapa itu Bioteknologi. Secara umum Bioteknologi…

5 years ago

Dampak Red Tide Bagi Biota Laut

Definisi dari red tide merupakan kejadian yang terjadi secara alami pada air laut yang mengalami…

5 years ago

Dampak Red Tide Bagi Manusia

Definisi dari red tide ialah fenomena dimana ditemukan perkembangan jumlah fitoplankton yang sangat drastis berkali…

5 years ago

LGBT dari Sudut Pandang Biologi

Dr Roslan Yusni Hasan atau Ryu Hasan selaku pakar neurologi mengatakan, dalam menjawab mengenai LGBT…

5 years ago