Categories: Manusia

Perbedaan Plasma dan Serum Darah

Banyak orang yang menggunakan istilah serum darah dan plasma darah sebagai satu istilah yang sama. Padahal keduanya berbeda meskipun merupakan sama-sama merupakan bagian yang terdapat di dalam darah. Serum darah dan plasma darah keduanya merupakan salah dua dari zat yang ada di dalam darah. Selain serum dan plasma zat lainnya adalah sel darah merah, sel darah putih dan trombosit darah. Sel darah putih merupakan zat yang paling berperan dalam menyembuhkan luka karena bakteri sedangkan sel darah merah juga tidak kalah penting fungsiny yaitu sebagai pembawa oksigen ke seluruh tubuh.

Perbedaan definisi

  1. Definisi serum

Serum merupakan bagian yang ada di dalam darah serta memiliki komposisi pembuatnya sama dengan pembuat plasma darah. Namun serum darah ini tidak termasuk memiliki fungsi dalam membekukan darah. Hal ini membuat serum tidak menggumpal seperti plasma darah. Jika ingin melihat keberadaan dari serum darah ini bisa dilakukan dengan cara membekukan semua agen yang ada di dalam darah kemudian agen tersebut dilakukan pemutaran progesif atau juga bisa dilakukan dengan cara mengambil sampel darah dan bagian darah yang menggumpal diambil. Bagian yang tidak diambil itulah yang dinamakan sebagai serum darah. Zat yang ada di dalam serum darah mencakup elekrolit termasuk protein. Hal ini disebabkan protein tidak bisa menggumpalkan darah. Serum darah yang ada di tubuh manusia biasanya digunakan untuk mendapatkan pengujian diagnostic sedangkan serum darah pada hewan bisa digunakan sebagai vaksin baik itu vaksin anti racun dan sebagai obat vaksinasi berbagi jenis penyakit.

  1. Definisi plasma darah

Lain dengan serum darah, plasma darah merupakan bagian di atas darah yang berair. Jika ingin mengamati keberadaan plasma darah ini bisa dilakukan dengan cara mengambil sampel darah dan kemudian didiamkan hingga terjadi endapan dalam darah. Setelah darah sudah mengendap maka amatilah bagian darah yang mengendap antara bagian sel darah merah dan sel darah putih. Diantara kedua sel darah tersebut akan terdapat sebuah cairan seperti jerami dan cairan itulah yang dinamakan sebagai plasma darah. Plasma darah mengandung zat firbrinogen yang berfungsi sebagai pembeku darah. Jadi bentuk dari plasma darah ini juga cenderung menggumpal sedangkan zat lainnya seperti protein akan mengendap dbawahnya. Plasma bisa digunakan sebagai penelitian diagnosa terutama pada saat orang akan melakukan tranfusi terapi pada orang yang memiliki hipovotemik atau orang yang kekurangan zat yang bisa membuat darah membeku.

Perbedaan plasma dan serum darah

Terdapat beberapa perbedaan plasma dan serum darah, selengkapnya dapat disimak pada tabel berikut ini:

serum plasma
bentuk merupakan bagian dalam darah yang tidak mengandung zat pembekuan darah namun terdapat protein merupakan bagian dalam darah yang cair namun cenderung menggumpal karena mengandung nutrisi, hormone dan zat pembeku darah
komposisi serum mengandung zat protein, hormone, glukosa, elektrolit, antibody, antigen dan partikel tertentu. Zat yang ada didalam serum hampir sama dengan plasma darah hanya saja tanpa ada faktor pembekuan darah. Sebagai perumpaan mudahnya adalah plasma yang tidak mengandung faktor pembeku darah disebut dengan serum. zat yang ada di dalam plasma tidak jauh berbeda dengan zat yang ada di dalam serum darah. Hanya saja plasma mengandung zat yang berfungsi sebagai zat pembeku darah.
volume serum darah memiliki voume yang lebih kurang dari plasma darah. plasma darah memiliki berat 55% dari keseluruhan volume darah. Plasma darah terdiri dari 93% air dan 7% terdiri dari sel darah lainnya. Plasma darah ini memiliki kerapatan 1.025 kg per meter kubik.
prosedur isolasi untuk mengekstrak serum dari keseluruhan darah, sampel darah yang diambil bisa dibekukan. Kemudian cairan tersebut akan dapat dipisahkan menggunakan stik aplikator khusus. Cara selanjutnya adalah dengan memisahkan serum dengan bagian yang menggumpal. untuk mengekstrak plasma darah dilakukan dengan cara memutar sampel darah dengan menggunakan mesin pemisah. Hal tersebut akan membuat sel darah mengendap di bagian bawah karena massanya lebih berat dan plasma darah akan yang berupa cairan bening akan berada di atas darah.

 

penggunaan medis serum darah digunakan berbagai keperluan diagnosa yang kemudian berguna sebagai penentu kadar hCG, kolestrol, gula, protein dan zat lainnya yang ada di dalam darah plasma darah sering digunakan dalam bidang medis untuk menjadi tranfusi kepada para penderita hemophilia atau penyakit yang membuat pembekuan darah lainnya, shock atau luka bakar, imunodefesiensi dan lainnya.
mengapa perlu dipisahkan? serum darah perlu dipisahkan karena bisa lebih efektif digunakan dalam penelitian. Hal ini disebabkan karena serum darah memiliki zat antigen lebih banyak dari pada plasma atau sel darah lainnya. sedangkan plasma darah memiliki zat antikoagulan yang bisa membuat reaks kimia rusak dalam darah sehingga tidak efektif digunakan dalam proses penelitian. plasma darah dipisahkan dengan tujuan yaitu bisa membuat usia lebih panjang, jika plasma darah dipisahkan dan disimpan dengan baik bisa bertahan hingga satu tahun lamanya. Plasma dapat terbentuk lagi 2 hingga 3 hari setelah mengalami pengangkutan.

Mungkin sampai pada hal ini anda sudah mengerti bukan perbedaan antara plasma darah dan serum darah. meskipun keduanya merupakan bagian yang ada di dalam darah namun harus bisa dibedakan karakteristik antara keduanya. Jika anda mengalami luka, maka yang akan berfungsi selain sel darah putih juga plasma darah karena mengandung zat fibrinogen sebagai pembeku darah. jika anda ingin melakukan penelitian pada darah anda bisa menggunakan serum darah karena akan lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan plasma darah dan sel darah lainnya.

Baca artikel darah lainnya

Serum darah lebih sulit dipisahkan dari darah karena bentuknya yang sama cair sehingga sulit dipisahkan. Berbeda dengan plasma darah yang memiliki zat pembeku yang bisa membuat plasma darah akan cenderung menggumpal sehingga plasma darah akan lebih mudah diambil atau dipisahkan dari dalam darah. plasma dan serum darah serta sel darah lainnya sangat penting bagi kehidupan manusia sehingga sangat penting untuk tetap menjaga kesehatan darah dalam tubuh supaya tubuh dapat menjadi lebih sehat dan fit.

Recent Posts

Pemupukan Anorganik dan Penjelasannya

Definisi dari pupuk ialah bahan yang dijadikan sebagai penambah pada sebuah media tanam untuk membantu…

5 years ago

Pemupukan Organik dan Penjelasannya

Pupuk berbahan organik menjadi satu-satunya input yang bisa diberikan ke dalam lahan sawah. Konsentrasi nutrisi…

5 years ago

Manfaat Penerapan Bioteknologi

Sebelum membahas tentang manfaat Bioteknologi, ada baiknya kita paham duluapa itu Bioteknologi. Secara umum Bioteknologi…

5 years ago

Dampak Red Tide Bagi Biota Laut

Definisi dari red tide merupakan kejadian yang terjadi secara alami pada air laut yang mengalami…

5 years ago

Dampak Red Tide Bagi Manusia

Definisi dari red tide ialah fenomena dimana ditemukan perkembangan jumlah fitoplankton yang sangat drastis berkali…

5 years ago

LGBT dari Sudut Pandang Biologi

Dr Roslan Yusni Hasan atau Ryu Hasan selaku pakar neurologi mengatakan, dalam menjawab mengenai LGBT…

5 years ago