Sponsors Link

Bakteri dan Virus yang Menyebar di Kereta Api

Kereta api merupaakn salah satu yang banyak di pilih oleh kebanyakan masyarakat di Indonesia atau bahkan di berbagai negara di belahan dunia. Kereta api di pilih karen amerupakan salah satu alat transportasi yang cepat, aman, nyaman dan murah untuk perjalanan jarak jauh maupun jarak dekat.

Meski demikian kereta api merupakan salah satu tempat yang paling favorit bagi macam macam bakteri untuk melakukan penyebaran penyakit. Hal ini disebabkan karena, kereta api banyak digunakan oleh orang dan ada juga yang mengidap penyakit berat mauun ringan. Dan hal itulah yang menyebabkan bakteri menjadi menular atau menyebar kepada orang yang menggunakan kereta api tersebut.

Kemudian dari hal inilah bakteri mulai menyebar kepada berbagai kalangan masyarakat pengguna kereta api tersebut. Dan, kepadatan di dalam kereta api menajdi sarang bagi penyebaran virus dan bakteri. Kepadatan kereta api yang terkadang elebihi batas maksimum, membuat virus dan bekteri dari satu individu ke individu lain akan sangat sepat menyebar.

1. Bakteri ISPA

Ada korelasi langsung antara pengguna kereta api dan transportasi umum lainnya dengan pengembangan infeksi pernapasan akut (ISPA) yang dapat dieprparah dengan dampak pencemaran udara. Jumlahnya, senam kali lebih besar ketmbang tempat lainnya. Resiko penularan penyakit flu pun akan cepat menyebar selama musim panas dan hujan, di mana terjadi kelembaban mencapai titik tertinggi.

2. Bakteri Flu dan Pilek

Ditambah pula dengan kedekatan antara satu penumpang dengan penumpang lainnya di dalam kereta api. Seperti diketahui, flu dan pilek dapat tertular melalui udara dan tetesan air liur (bersin). Ketika satu individu dalam ruangan yang pengab dan padat mengalami batuk atau bersin, virus akan masuk ke dalam tubuh penumpang lain melalui udara yang masuk lewat hidung, mulut, dan mata.

3. Bakteri Infeksi

Infeksi juga daur hidup virus dapat menyebar ketika satu individu menutup hidung dan mulutnya dengan kedua tangan ketika bersin, kemudian menyentuh tiang, kursi atau pegangan yang ada di dalam kereta.Meski begitu, Anda tidak perlu takut dan khawatir. Anda dapat mencegah agar kondisi itu tidak terjadi pada Anda. Berikut cara cara pencegahannya:

  • Bawalah selalu pembersih tangan untuk menidentifikasi kedua tangan Anda ketika turu dari kereta.
  • Jangan menyentuh wajah sampai Anda benar benar mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sampai bersih.
  • Pastikan bahwa tubuh anda terhidrasi sepanjang hari. Minumlah banyak air untuk membersihkan racun dari tubuh Anda.
  • Mengkonsumsi makanan seperti yogurt, bawang putih, jahe, teh hitam, pepaya, dan mekanan yang kaya akan vitamin C dapat meningkatka sistem kekebalan tubuh Anda.
  • Jika Anda sadar sedang mengamali flu dan pilek bawalah saputangan untuk mencegah penyebaran ke penumpang lainnya di dalam kereta api.

Nah itulah beberapa cara yang dapat anda gunakan untuk mencegah terjadinya penyebaran bakteri di dalam kereta api. Dan itu tadi merupakan ulasan mengenai bakteri dan virus yang menyebar di dalam kereta api. Maka dari itu kiat sebagai manusia harus selalu menjaga kebersihan karena kesehatan berawal dari kebersihan.


Dan usahakan utnuk selalu menjaga kebersihan dimana pun Anda sedang berada karena bisa jadi tempat yang Anda singgahi saat ini terdapat bakteri dan virus yang menyebar ke tubuh orang yang berada di sekitar. Jika kita selalu menjaga kebersihan pasti kesehatan tubuh akan selalu terjaga dan jika kita mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamain C maka kekebalan tubuh kiat akan menjadi bertambah dan penyakit akan kesulitan untuk hinggap ke tuuh kita.

Demikian artikel yang dapat saya ulas kali ini mengenai bakteri dan virus yang menyebar di kereta api. Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat dan semoga dapat menambah wawasan kita semua, sekian dan terima kasih.

, , , , ,




Oleh :
Kategori : Lingkungan