Sponsors Link

Pencemaran Tanah : Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasinya

Dampak pencemaran tanah bagi makhluk hidup perlu mendapatkan perhatian khusus dari masyarakat dikarenakan pencemaran tanah tidak boleh disepelekan. Tanah adalah sumber kehidupan bagi manusia. Berbagai macam hal yang dibutuhkan oleh manusia berasal dari tanah. Coba pikirkan, tumbuhan yang dimakan manusia dan menjadi sumber daya bagi kehidupan manusia tumbuh dan berasal dari tanah. Air yang diminum manusia juga berasal dari tanah, sedangkan hewan yang dimakan manusia tidak akan bisa hidup tanpa adanya tumbuhan yang tumbuh di tanah. Hal tersebutlah yang menjadikan alasan pencemaran tanah harus dihindari. Semakin tanah tercemar, semakin buruk pula kualitas hidup makhluk hidup yang bergantung padanya.

Penyebab Pencemaran Tanah

Setelah kita mengetahui apa saja dampak buruk pencemaran tanah terhadap makhluk hidup terutama pada manusia. Ada baiknya kita mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan tanah menjadi tercemar. Berikut ini penyebab pencemaran tanah yang harus diketahui :

  1. Limbah Domestik

Limbah domestik merupakan sisa hasil pembuangan dari rumah-rumah penduduk. Selama ini penduduk banyak yang tidak sadar jika dirinya telah menghasilkan limbah. Limbah domestik beraneka ragam jenis dan wujudnya. Limbah itu bisa berasal dari perdagangan yang dilakukan oleh masyarakat, limbah yang dihasilkan oleh kelembagaan serta limbah yang dihasilkan di ruang lingkup wisata. Berikut ini adalah berbagai macam jenis limbah domestik yang wajib diketahui terutama bagi masyarakat umum :

  • Sampah tidak terurai dan padat. Limbah yang bersifat padat serta sampah yang tidak bisa diurai merupakan salah satu limbah yang patut diwaspadai keberadaannya. Hal itu dikarenakan meski tertimbun beberapa lama di dalam tanah, wujud dan bentuk dari limbah itu akan sama sebab mikroorganisme tidak bisa menguraikannya. Contohnya saja adalah botol mineral, berbagai macam plastik, kaleng botol minuman, kaca dan masih banyak lagi lainnya.
  • Limbah domestik cair. Limbah yang dihasilkan di perkampungan penduduk bisa juga bersifat cair. Limbah tersebut bisa mudah larut ke dalam tanah dan mencemari tanah. Contoh dari limbah tersebut adalah oli, tinja, cat, air bekas detergent, bensin dan masih banyak lagi lainnya. Ketika mencemari tanah, bisa saja mikroorganisme yang ada di dalam tanah tersebut menjadi mati dan terganggu ekosistemnya.
  1. Limbah Industri

Sekarang ini banyak industri yang membuang limbahnya secara sembarangan, entah itu dibuang ke aliran sungai maupun di buang ke atas tanah. Industri yang memiliki limbah seharusnya mengolah limbahnya tersebut agar kandungan berbahayanya hilang atau berkurang, barulah limbah tersebut boleh dibuang. Sayangnya tidak semua industri dibekali dengan teknik pengolahan limbah yang baik sehingga berbagai jenis pencemaran pun masih kerap terjadi akibat industri tersebut. Industri yang menyebabkan pencemaran tanah bisa dari industri besar sehingga memiliki pabrik sendiri, industri menengah dan juga industri kecil dengan skala rumahan. Bentuk limbah industri yang sering mencemari lingkungan adalah sebagai berikut ini :

  • Limbah industri bersifat padat. Limbah ini merupakan buangan limbah industri yang berbentuk padat. Contoh dari limbah ini adalah lumpur, bubur sisa hasil proses industri yang tidak memiliki nilai ekonomis.
  • Limbah industri cair. Saat ini limbah industri yang bersifat cair telah mendominasi pencemaran yang ada di Indonesia. Limbah tersebut merupakan sisa pengolahan suatu proses industri. Contoh limbah industri yang bersifat cair adalah air limbah bekas industri tahu dan tempe, air limbah bekas industri pelapisan logam, air limbah bekas laundry, air limbah bekas industri sablon dan masih banyak lagi lainnya. Unsur kimia yang ada pada limbah cair dan sering ditemukan tersebut adalah tembaga, perak, timbal, krom, boron, arsen dan masih banyak lagi lainnya. Jika limbah cair mengenai tanah, limbah itu bisa merusak kesuburan tanah. Jika limbah itu dibuang ke sungai, air siungai itu akan tercermar dan merusak habitat di sungai tersebut. Limbah yang belum diuraikan dan belum diolah berbahaya bagi makhluk hidup. Industri yang besar harus diikuti dengan teknik pengolahan limbah yang bagus.
  1. Limbah Pertanian

Peran biologi dalam bidan pertanian sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk masalah ini. Indonesia dikenal sebagai negara agraris dimana Indonesia terkenal di sektor pertaniannya. Keuntungannya adalah Indonesia kaya dengan hasil pertanian sedangkan kerugiannya adalah Indonesia banyak limbah sisa hasil pertanian. Berikut ini berbagai jenis limbah pertanian yang harus diwaspadai :

  • Pupuk Urea.
  • Pestisida.
  • Herbisida.
  • DDT.

Dampak Pencemaran Tanah Bagi Makhluk Hidup

 Jangan pernah menganggap pencemaran tanah itu sepele, manusia baru akan merasakan dampaknya jika tanah yang ditinggalinya telah tercemar. Berikut ini berbagai macam dampak pencemaran tanah bagi makhluk hidup yang perlu diperhatikan :

  1. Menimbulkan Kerugian

Petani yang menaman tumbuhan di atas tanah yang tidak subur akan merugi. Sebab tumbuhan yang ditanamnya tidak memberikan hasil seperti yang diharapkan. Petani sudah mengeluarkan modal untuk menanam tanaman tersebut namun modalnya tidak kembali karena tanamannya tidak membuahkan hasil.

  1. Yang Kuat Mengalahkan Yang Lemah

Akibat terbatasnya tumbuhan yang tumbuh bisa menyebabkan persaingan di antara hewan pemakan tumbuhan semakin ketat. Untuk mendapatkan makanan, mereka harus bersaing dan bertarung. Hewan pemakan tumbuhan yang kuat bisa mengalahkan yang lemah, sehingga hewan yang terkuatlah yang akan mendapatkan makanan. Hewan yang lemah akan mati karena kelaparan atau harus mati di tangan hewan yang lebih kuat.

  1. Menyebabkan Keracunan

Manusia yang memakan tanaman yang ditanam di atas tanah yang tercemar bisa keracunan. Hal itu dikarenakan tanaman yang tumbuh di atas tanah yang tercemar mengandung zat-zat berbahaya sehingga jika dimakan manusia zat yang berbahaya itu bisa berpindah ke tubuh manusia. Manusia pun akan keracunan.

  1. Asma

Pencemaran tanah yang terjadi bisa menyebabkan tanah menjadi kekeringan sehingga kondisi tanah menjadi tandus. Tanah yang tandus akan menghasilkan banyak debu. Ketika debu tersebut masuk ke saluran pernafasan manusia terutama manusia yang alergi debu, bisa menyebabkan asma.

  1. Diare Dan Sakit Perut

Jika manusia membuat sumur di atas tanah yang telah tercemar, akibatnya adalah air sumur tersebut juga ikut tercemar. Hal itu dikarenakan di dalam sumur tersebut telah mengandung bakteri e-colli. Bakteri itu jika masuk ke dalam tubuh manusia bisa menyebabkan manusia yang meminum air yang telah tercemar sakit perut dan juga diare.

  1. Sakit Kepala

Pencemaran tanah bisa membuat orang yang berada di sekitarnya terkena sakit kepala, hal itu dikarenakan tanah yang tercemar cenderung memiliki bau yang menyengat bahkan busuk. Selain sakit kepala, pencemaran tanah bisa menyebabkan manusia mual dan juga muntah.

  1. Mikroorganisme Mati

Mutasi gen yang disebabkan zat radioaktif tersebut bisa menyebabkan gen saling bermutasi sehingga akan ada mikroorganisme di dalam tanah tersebut yang mati.  Mereka bermutasi dikarenakan pasokan makanan mereka di dalamtanah menjadi berkurang. Tidak sedikit mikroorganisme tersbeut ada yang mati karena kelaparan.

  1. Bersifat Karsinogenik

Tanah yang telah tercemar oleh pestisida, polutan dan zat kimia berbahaya lainnya jika hasil bumi tersebut dikonsumsi oleh manusia akibatnya adalah lama kelaman di dalam tubuh manusia terkandung zat karsinogen yang beresiko memicu timbulnya kanker.

  1. Kerusakan Otak

Pencemaran tanah yang hasil bumi dari tanah tersebut masuk ke dalam tubuh manusia bisa menyebabkan kerusakan otak terutama pada anak-anak. Zat kimia pada pestisida dan juga kandungan timbal yang ada di dalam tanah tersebut memicu kerusakan otak pada anak-anak.

  1. Merusak Ginjal Organisme

Kandungan timbal di dalamtanah yang tercemar itu jika sampai dikonsumsi oleh organisme dan makhluk hidup lainnya bisa memicu kerusakan ginjal. Ginjal merupakan organ vital pada makhluk hidup jika ginjal terserang penyakit, kualitas hidup makhluk hidup tersebut akan menurun.

  1. Leukimia

Salah satu kanker yang bisa ditimbulkan oleh pestisida dan juga timbal di dalam tanah yang tercemar itu adalah leukemia. Hal itu dikarenakan kandungan timbal dan zat berbahaya di dalam pestisida bisa meningkatkan sel darah putih di dalam tubuh sehingga  mengakibatkan leukemia.

  1. Menyebabkan Keracunan Hati

Kandungan kimia dalam pestisida salah satunya adalah sikolodiena dimana jika zat tersebut masuk ke dalam tubuh makhluk hidup bisa menyebabkan keracunan hati.

  1. Syaraf Otot Terganggu

Manusia yang memakan hasil tanah dari tanah yang tercemar bisa terkena gangguan syaraf otot. Hal itu dikarenakan organofosfat dan karmabat bisa larut ke dalam darah manusia melalui otot sehingga gangguan syaraf otot pun bisa terjadi.

  1. Fungsi Sistem Syaraf Pusat Menurun

Klorin yang terkandung pada pestisida bisa terlarut dalam pembuluh darah manusia. Klorin di pembuluh darah tersebut bisa mengalir menuju ke otak, akibatnya adalah fungsi dari syaraf pusat menjadi menurun. Jika syaraf pusat menurun, manusia akan mengalami keluhan sulit konsentrasi dan lain sebagainya.

  1. Cangkang Telur Menjadi Menipis

DDT ada pada limbah pertanian yang mengendap di tanah. Jika DDT itu mengendap di tanah akan mengakibatkan cagkang telur menjadi menipis terutama telur yang dipendam di tanah tersebut. Penyebabnya adalah DDT pada limbah pertanian mengganggu kelenjar pada telur untuk mengeluarkan kalsium karbonat. Kalsium karbonat tersebut berfungsi untuk menguatkan cangkang telur. Jika cangkang telur kekurangan kalsium karbonat akibatnya adalah cangkang telur menjadi tipis. Ketebalan cangkang telur lebih tipis sekitar 10-12 persen dibandingkan telur yang memiliki kalsium karbonat lebih tinggi.

  1. Populasi Elang Menurun

DDT pada limbah pertanian yang mengendap dan tersimpan di tanah menyebabkan racun bagi burung elang untuk melakukan reproduksi. Hal itu dikarenakan elang merupakan hewan karnivora yang berada di puncak rantai makanan. Jika elang memangsa hewan yang telah terkena DDT tersebut, elang tersebut pun akan ikut mati dan jumlah populasinya akan menurun sehingga reproduksi pada elang juga akan semakin menurun.

  1. Meracuni Serangga

Tanah yang tercemar bisa meracuni serangga. Serangga yang hinggap di tumbuhan yang hidup di atas tanah yang tercemar dan mengirup bau busuk dari tanah tersebut akan terkena keracunan.

  1. Menyebabkan Diabetes

Manusia yang terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang terpapar dengan DDT bisa menyebabkan dirinya terkena diabetes. DDT itu bisa merusak fungsi organ pankreas sehingga tubuh akan kekurangan insulin.

  1. Kelahiran Prematur

Ibu hamil sebaiknya berhati-hati ketika akan mengkonsumsi makanan. Jika ibu hamil mengkonsumsi makanan yang sudah terpapar dengan polusi, ibu hamil tersebut bisa melahirkan secara prematur. Bagi ibu yang sedang hamil muda, mengkonsumsi makanan yang telah terpapar dengan polutan akan menyebabkan dirinya keguguran.

  1. Cacat Janin

Proses reproduksi manusia ternyata juga dapat dipengaruhi karena adanya pencemaran tanah.Ibu hamil yang mengkonsumsi tumbuhan yang telah tercemar oleh tanah yang tercemar bisa menyebabkan ibu hamil tersebut memiliki janin cacat. Penyebabnya adalah janin tidak bisa bertahan jika terpapar dengan zat kimia berbahaya yang merusak tubuh serta organ janin tersebut.

  1. Berbahaya Bagi Ibu Menyusui

Ibu yang sedang menyusui sebaiknya berhati-hati ketika makan dan minum. Perhatikan dengan benar apakah makanan dan minuman yang dikonsumsinya itu aman dan tidak berbahaya untuk bayi yang disusuinya. Ibu yang memakan tumbuhan yang tercemar bisa keracunan begitupula dengan bayi yang disusuinya. Organ bayi yang masih rentan juga bisa mengalami kerusakan akibat tumbuhan yang tercemar tersebut.

  1. Gangguan Tiroid

Kelenjar tiroid pada organ tubuh manusia bisa terganggu karena zat DDT pada limbah pertanian tersebut. Gangguan tiroid itu bisa ditandai dengan pembengkakan dan juga peradangan.

Dampak Pencemaran Tanah Bagi Lingkungan dan Umum

Tidak hanya berdampak pada makhluk hidup saja, pencemaran tanah membawa dampak negatif di bidang lainnya. Berikut ini dampak umum dari pencemaran tanah yang harus diketahui :

  1. Kesuburan Tanah Menjadi Menurun

Dampak dari pencemaran tanah yang pertama kali adalah kesuburan tanah tersebut menjadi menurun. Hal itu dikarenakan tanah dan komponen-komponennya telah tercemar dengan zat polutan, pestisida dan juga zat kimia. Tanah yang tidak subur memiliki ciri jika ditanami oleh tumbuhan, tumbuhan tersebut tidak akan tumbuh bahkan malah mati. Jika tumbuh, tumbuhan itu dinamakan tumbuhan “kunthing” sebab tingginya tidak sesuai dengan umurnya karena pertumbuhannya terhambat oleh pencemaran di dalam tanah tersebut.

  1. Menurunnya Produktivitas

Jika kesuburan tanah menurun akibatnya adalah produktivitas tanah tersebut menjadi menurun. Hal itu dikarenakan pencemaran tanah tersebut membuat tumbuhan yang ditanam di atas tanah tersebut menjadi layu, kering, mati dan juga tidak sehat. Tumbuhan dengan kondisi seperti itu akan menyebabkan produktivitas menjadi menurun. Produktivitas menurun akan mempengaruhi kehidupan manusia.

  1. Kehilangan Nutrisi

Tanah yang telah tercemar akan kehilangan nutrisinya sehingga menjadi tidak subur. Nutrisi seperti air tanah tidak bisa terserap secara sempurna di tanah yang tercemar. Jika air saja tidak bisa terserap secara sempurna, tanaman yang ditanam di atas tanah tersebut tidak bisa tumbuh danberkembang karena kekurangan air.

  1. Erosi Tanah

Pencemaran tanah bisa menyebabkan erosi tanah. Alasannya adalah di tanah yang tercemar tersebut menyebabkan tidak ada satupun tanaman yang bisa tumbuh di atas tanah tersebut. Jikalaupun tumbuh, kondisi tanaman tersebut akan memprihatinkan. Air hujan yang datang dan mengenai tanah tersebut akan mengikis lapisan tanah tersebut sebab tidak ada pohon di atasnya.

  1. Keseimbangan Ekosistem Terganggu

Jika tanah tercemar akibatnya adalah ekosistem menjadi tidak seimbang. Bisa anda bayangkan jika tumbuhan tidak bisa tumbuh subur di tanah yang tercemar, sedangkan hewan pemakan tumbuhan banyak berkeliaran. Akibatnya adalah ekosistem pun menjadi tidak seimbang.

  1. Salinitas Tanah Meningkat

Pencemaran tanah bisa menyebabkan salinitas tanah pun menjadi meningkat. Tanah yang salinitasnya meningkat itu menyebabkan tanah tersebut tidak layak untuk dijadikan vegetasi sehingga tanah tersebut akan dibiarkan tandus dan tidak berguna.

  1. Polusi Udara Meningkat

Pencemaran tanah bisa merambat ke pencemaran lainnya salah satunya adalah pencemaran udara. Pencemaran tanah tersebut menyebabkan pencemaran udara. Dampak pencemaran udara ini sangat besar, Saat tumbuhan tidak bisa tumbuh di tanah yang tercemar bisa membuat karbondioksida tidak bisa diubah menjadi oksigen sehingga pencemaran udara bisa terjadi.

  1. Mengubah Struktur Tanah

Zat polutan yang masuk ke dalam tanah bisa menyebabkan struktur tanah menjadi berubah. Tidak bisa dipungkiri bahwa pencemaran tanah mengakibatkan struktur tanah menjadi berubah. Salah satu penyebab pencemaran tanah adalah zat radioaktif dimana zat tersebut bisa menyebabkan mutasi gen di dalam tanah sehingga terjadi perubahan struktur tanah.

  1. Penguraian Di Dalam Tanah Terganggu

Umumnya tanah yang tercemar tidak bisa menguraikan zat yang ditimbun di dalam tanah tersebut meski zat tersebut mudah terurai. Hal itu dikarenakan pencemaran tanah bisa membunuh mikroorganisme pengurai di dalam tanah. Jika mikroorganisme pengurai tersebut tidak ada maka proses penguraian di dalam tanah pun terganggu atau tidak ada sama sekali.

  1. Keasaman Tanah Berubah

Limbah yang ada di dalam tanah membawa pengaruh berupa perubahan derajat keasaman tanah. Akibat keasaman tanah berubah, zat hara yang seharusnya terserap dari tanah ke tumbuhan menjadi berkurang.


Cara Mengatasi Pencemaran Tanah

Pencemaran tanah tidak boleh dibiarkan begitu saja, hal itu dikarenakan tanah adalah sumber kehidupan bagi manusia. Jika sumber kehidupan manusia tercemar maka kualitas hidup manusia pun akan berkurang. Dampak buruknya adalah manusia akan kehilangan sumber daya untuk kehidupannya. Berikut ini cara mengatasi pencemaran tanah yang harus dilakukan oleh manusia :

  1. Pemisahan Sampah

Memisahkan sampah berdasarkan jenisnya bermanfaat untuk mengatasi pencemaran tanah. Hal tersebut juga bermanfaat untuk menghindari pencemaran tanah. Di tempat umum, ada baiknya disediakan tempat sampah berdasarkan jenisnya. Jenis sampah dibagi menjadi dua macam yaitu sampah organik dan juga sampah non organik. Sampah organik itu bisa berupa daun pembungkus makanan sedangkan sampah non organik adalah botol kaleng minuman, plastik, sedotan dan masih banyak lagi lainnya. Di tempat umum, banyak sekali sampah non organik yang dibuang oleh pengunjung tempat tersebut. Kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya sebaiknya mulai dibenahi. Dengan membuang sampah pada tempatnya masyarakat bisa terhindar dari berbagai dampak buruk dari sampah tersebut dan kebersihan pun bisa terwujud.

  1. Menerapkan Prinsip Daur Ulang

Masyarakat sebaiknya sejak saat ini mempelajari tentang prinsip daur ulang. Prinsip itu bisa dengan mengolah limbah dan juga memanfaatkan sampah yang tidak terpakai menjadi sesuatu yang lebih berguna. Daur ulang yang bisa dilakukan oleh manusia adalah sebagai berikut ini :

  • Sampah organik yang dibuang oleh manusia bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos, biogas dan masih banyak lagi lainnya.
  • Sampah non organik yang banyak disekitar kita bisa digunakan sebagai bahan-bahan kerajinan. Bahan kerajinan yang bisa dibuat adalah lampu hias dari botol mineral, lampion dari botol mineral, pembuatan tas dan dompet dari sampah bekas minuman sachet serta masih banyak lagi lainnya. Selain menghindari pencemaran tanah, mendaur ulang bahan-bahan tersebut bisa menghasilkan nilai tambah dari barang-barang yang dianggap limbah dan bekas.
  1. Hindari Pestisida Dan Zat Kimia

Untuk mengurangi efek dari limbah pertanian, petani di Indonesia mulai menggalakkan bertani dengan cara aman yaitu menghindari pestisida. Pestisida dampaknya bisa berbahaya bagi tanah sebab menimbulkan pencemaran. Oleh sebab itu petani mulai beralih ke pupuk kompos yang lebih aman karena terbuat dari bahan-bahan organik. Sayuran, buah dan hasil pertanian yang menggunakan pupuk kompos disebut dengan hasil pertanian organik. Hasil tani organik jauh lebih aman dikonsumsi dibandingkan dengan hasil tani yang menggunakan pupuk kimia dan juga pestisida.

  1. Pengolahan Limbah

Industri yang ada di Indonesia sebaiknya memiliki sistem pembuangan dan pengolahan limbah yang baik. Industri besar tentu memiliki limbah yang banyak pula. Jika setiap hari industri tersebut membuang limbah dengan skala yang besar tanpa diikuti oleh pengolahan limbah yang benar tentu banyak media yang bisa tercemar oleh limbahnya tersebut. Industri yang baik akan mengolah limbahnya terlebih dahulu agar tidak berbahaya jika dibuang ke sungai maupun ke tanah. Saat di buang ke sungai maupun tanah, limbah itu tidak akan mempengaruhi makhluk hidup yang ada di sungai maupun tanah tersebut.

  1. Plastik Organik

Saat ini banyak supermarket yang mulai memperhatikan kesehatan lingkungan. Supermarket tersebut sadar jika plastik yang diberikan kepada konsumennya tidak bisa diuraikan dan berdampak buruk oleh lingkungan. Oleh sebab itu saat ini banyak supermarket yang menggunakan plastik daur ulang atau plastik organik. Disebut plastik organik dikarenakan plastik yang diberikan tersebut bisa terurai oleh tanah. Langkah tersebut sebaiknya ditiru oleh semua toko yang ada di Indonesia sehingga berapapun jumlah plastik yang dibuang oleh manusia tidak akan mencemari lingkungan dan juga tanah.

  1. Saluran Pembuangan Limbah

Bagi limbah domestik, ada baiknya ibu rumah tangga membuat saluran pembuangan limbah yang baik. Misalnya saja air sisa detergent tidak langsung dibuang ke tanah begitu saja, namun air detergent tersebut dibuang ke saluran pembuangan limbah yang telah disediakan atau dibuat. Dengan begitu pembuangan limbah bisa terorganisir dengan baik.

Nah itulah artikel / makalah mengenai pencemaran tanah yang meliputi dampak bagi makhluk hidup (Baca : Ciri ciri makhluk hidup) bagi kesehatan, dampak pencemaran tahan bagi lingkungan, penyebab, hingga cara mengatasinya yang dapat dilakukan dengan mudah.

, ,
Oleh :
Kategori : Lingkungan