Sponsors Link

Cara Kerja Kelenjar Keringat dan Fungsinya Paling Lengkap

Apakah sobat semua sudah mengerti dan paham apa yang dimaksud dengan kelenjar keringat? Materi atau pembahasan yang satu ini sepertinya sudah pernah kita dapatkan sewaktu duduk dan belajar di bangku sekolah Menengah Atas ( SMA ) ya sobat. Nah untuk mereview kembali ilmu yang suda pernah sobat daptkan di bangku SMA tersebut, pada kesempatan kali ini penulis akan membahasnya untuk anda semua sobat terkasih.

Adapun pembahasan kita dalam artikel kali ini adalah mengenai cara kerja kelejar keringat dan fungsinya dalma tubuh manusia. Yuk sobat, mari kita simak ulasan ini dengan seksama. Kelenjar keringat biasanya disebut juga dengan kelenar suderifous, dimana kelenjar ini tersebar di seluruh permukaan tubuh dan sangat berlimpah atau sangat banyak terdapat pada telapak tangan, telapak kaki dan pada dahi. Nah sobat semua, kelenjar keringat ini berfungsi sebagai pengatuh suhu tubuh manusia.

Kelenjar keringat merupakan kelejar tubular melingkar yang mengarah langusng kelapisan paling dangkal dari epidermis ( lapisan luar kulit ) namun meluas ke lapisan dalma kulit ( dermis lapisan ). Kelenjar keringat ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kelenjar ekrin dan kelenjar apokrin. Adapun kedua jenis kelenjar ini memiliki cara kerja dan fungsi yang berbeda tentunya. Berikut ulasannya untuk anda.

1. Kelenjar Ekrin

Adapun kelenjar ekrin ini terdiri atas sekresi dari sel –  sel kelenjar dan kontraksi sel mioepitel yang cara kerjanya dikendalikan oleh sistem saraf otonom dan dengan mekansme homoral ( biasanya laki –  laki menghasikan hormon yang lebih besar jika dibandingkan dengan kelenjar pada wanita ).

Setelah itu, kelenjar ekrin ini berfungsi untuk mendistribusikannya keseluruh bagian tubuh, tetapi dengan kepadatan yang bervariasi sesuai dengan daerah tubuh. Biasanya kepadatan tertinggi adalah sekitar 250 kelenjar / cm2, dan biasanya ditemukan pada telapak kaki, telapak tangan dan kulit kepala.

Kelenjar keringat ekrin ini merupakan kelenjar keringat yang lebih kecil dan tidak meluas ke dermis. Selain fungsi di atas, pada umumnya terdapat tiga fungsi utama dari kelenjar ekrin ini, yaitu sebagai termoregulasi, eksresi dan perlindungan. Nah sobat, hebat bukan kelenjar yang satu ini? Fungsi kelenjar yang satu ini ternyata tidak kalan penting lo sobat dengan fungsi kelenjar lainnya seperti fungsi kelenjar getah bening pada tubuh manusia. Karena jika terjadi gangguan maka sistem metabolisme akan menjadi terganggu.

2. Kelenjar Apokrin

Kelenjar apokrin merupakan kelenjar keringat yang hanya terdapat pada aksila ( pada bagian ketiak anda ). Dan daerah perianal pada manusia dan pada umumnya kaan lebih besar dari pada kelenajr keringat ekrin. Pada umumnya kelenjar yang satu ini berfungsi untuk menghasilkan sekresi yang bersifat kental pekat, dan sangat berpotensi untuk mengeluarkan bau ( bau ketiak ). Nah inilah merupakan bagian dari sistem ekskresi pada kulit secara keseluruhan.

Kelenjar keringat apokrin debit di kanal –  kanal folikel rambut. Adapun cara kerja kelanjar apokrin ini dimulai dari mengekresikan saat pubertas, kemudian keringat yang dihasilkan dapat ditindak lanjuti oleh bakteri yang terdapat pada sekitar epidermis kulit, hal inilah yang menyebabkan keringat tersebut menjadi bau. macam macam bakteri dalam hal ini bisa anda bedakan ya sobat, mana bakteri yang baik dan mana bakteri yang buruk.


Nah sobat, kelenjar inilah yang sering membuat aroma badan seseorang menjadi menyengat. Selain itu, sekresi kelenjar keringat juga mengandung feromon, yaitu zat kimia yang menyampaikan informasi kepada orang lain dengan mengubah keseimbangan sistem hormon pada manusia yang ada dalam mereka.

Sekian infromasi mengenai cara kerja kelenjar keringat dan fungsinya yang ada dalam tubuh manusia. Penulis berharap artikel ini bermanfaat bagi sobat semua yang sudah membacanya. Sampai ketemu diartikel senajutnya ya sobat dengan pembahasan yang menarik. Salam hangat selalu.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Manusia