Sponsors Link

Vena – Pengertian, Struktur, Lapisan, Cara Kerja dan Jenis

Pengertian vena dalam sistem pembuluh pada tubuh manusia adalah sistem sirkulasi yang mengangkut darah ke seluruh tubuh. Letak vena pada sistem pembuluh darah manusia berada diseluruh tubuh. Pembuluh darah vena sendiri memiliki ukuran dan bentuk yang berbeda dengan pembuluh darah lainnya. Bila dilihat kasat mata, pembuluh darah vena memiliki warna seperti kebiru-biruan dan dekat dengan permukaan tubuh. Dinding pada pembuluh darah vena (balik) tipis dan elastik serta disetiap pembuluh darah vena terdapat katup. Katup pada pembuluh darah vena memiliki fungsi menjaga tekanan darah dan aliran darah agar tetap normal.

Struktur Vena 

Pembuluh darah vena memiliki struktur pembuluh darah yang bercabang-cabang dan berukuran kecil. Bagian ini bisa disebut dengan venula. Denyut pada pembuluh darah vena tidak terasa dan apabila terluka makan darah akan menetes. Denyut yang tidak terasa ini karena pembuluh vena memiliki tekanan darah yang rendah sehingga otot rangka ikut berkontraksi memberi tekanan agar darah mengalir dan dibantu oleh arteri didekatnya.

Terdapatnya katup satu arah pada pembuluh darah vena memungkinkan darah hanya mengalir menuju jantung. Hal ini karena pembuluh darah vena berada di dekat permukaan tubuh jika tubuh terluka maka darah pada pembuluh darah vena akan lebih mudah mengeluarkan darah.

Lapisan Vena

Lapisan pada pembuluh darah vena terdiri dari lapisan luar, lapisan tengah, lapisan dalam.

  • Lapisan Luar : Lapisan luar vena terdiri dari jaringan ikat yang dilengkapi dengan serat elastis.
  • Lapisan Tengah : Lapisan tengah yang terdiri dari otot polos dengan serat elastis.
  • Lapisan Dalam : Lapisan dalam pembuluh darah vena terdiri dari endotelium dan jaringan elastis

Selain lapisan luar, tengah dan dalam yang menyelimuti pembuluh darah vena, pembuluh darah vena memiliki otot. Otot pada pembuluh darah vena terdiri dari 4 (empat lapisan otot) yaitu:

  • Tunika Adventitia : Tunica adventitia adalah lapisa tebal pada vena yang paling berkembang karena terdapat serabut kolagen dan jaringan ikat longgar
  • Tunika Media : Tunka media adalah lapisan otot polos bercampur dengan jaringan ikat.
  • Tunika Intima : Tunika intima lapisan endothelium berisi sel pipih selapis dan lapisan subendothelium yang terdapat jaringan ikat tipis yang berhubungan dengan tunica adventitia
  • Vasa Vasorum :  yang merupakan pembuluh darah kecil yang terdiri metabolit untuk sel di tunica adventitia dan tunica media.

Dengan kata lain, pembuluh darah vena memiliki struktur yang berbeda dengan pembuluh darah pada peredaran darah jantung lainnya karena pembuluh darah vena memiliki otot, elastis dan memiliki dinding yang lebih tipis dibandingkan dengan pembuluh darah arteri. Keberadaan otot pada lapisan pembuluh darah vena menunjukkan jauh lebih membutuhkan banyak tenaga dibandingkan dengan pembuluh darah lainya. Hal ini didukung dengan kemampuan vena yang memungkinkan mengalirkan darah menuju jantung.

Secara umum, pembuluh darah vena termasuk ke dalam sistem sirkulasi pada manusia yang berfungsi mengangkut dan mendistribusikan oksigen dan sari makanan berupa molekul organik, mengangkut hasil metabolisme pada tubuh. Secara rinci, pembuluh darah vena memiliki kemampuan untuk mengalirkan darah bersamaan dengan oksigen dan karbondioksida pada seluruh tubuh menuju jantung dan paru-paru.


Cara Kerja Pembuluh Darah Vena

Cara kerja pembuluh darah vena (balik) adalah bermula dari darah yang dibawa dari pembuluh kapiler melalui venula. Kemudian pembuluk kecil venula membawa darah dari pembuluh kapiler ke pembuluh darah vena. Pembuluh darah vena yang datang membawa banyak karbon dioksida dan sedikit membawa oksigen dari seluruh tubuh menuju jantung melalui serambi kanan. Kemudian darah yang berada di tubuh bagian atas dan kedua tangan akan berkumpul kembali di pembuluh darah vena besar yaitu vena cava superior. Pembulu darah vena terdapat pula di bagian bawah tubuh yang berkumpul pada pembuluh darah vena besar bawah yaitu vena cava inferior.

Pembuluh darah vena yang terdapat di paru-paru memiliki sistem kerja dimana pembuluh darah vena melewati darah dari paru-paru menuju serambi kiri jantung. Pembuluh darah vena yang berada pada serambi kiri jantung membawa banyak oksigen dan sedikit karbondioksida. Perjalanan pembuluh darah vena mulai dari seluruh tubuh menuju jantung itu berjalan secara beriringan dan terus menerus tanpa henti.

Sistem kerja pembuluh darah vena sebenarnya tidak berdiri sendiri. Pembuluh vena bisa bekerja dengan baik apabila bekerja sama dengan pembuluh darah lain seperti pembuluh darah arteri dan pembuluh darah kapiler. Dengan demikian perbedaan bentuk, fungsi dan sistem kerja masing-masing pembuluh pastinya memiliki peranan sangat penting dan baik untuk tubuh agar seluruh jaringan yang ada dalam tubuh dapat menerima kecukupan oksigen sehingga tidak ada perbedaan pernafasan dada dan perut dan dapat membuang limbah yang tidak diperlukan oleh tubuh.


Jenis Ukuran Pembuluh Darah Vena

Kalau dilihat dari jenis ukuran, pembuluh darah vena ada 2 (dua) yaitu :

  • Vena Cava Inferior : Pembuluh darah vena inferior adalah  pembuluh darah yang terdapat di atrium kanan membawa darah dengan banyak karbondioksida dari tubuh atas.
  • Vena Cava Superior : Pembuluh darah vena cava superior adalah pembuluh darah yang terbesar di atrium kanan yang membawa darah kaya karbondioksida daru tubuh bagian bawah.

Sedangkan bagian lain pada pembuluh darah vena terdapat pembuluh darah vena pulmonalis. Vena pulmonalis memiliki 2(dua) daluran pembuluh darah yaitu saluran pembuluh darah dari paru-paru kiri dan paru-paru kanan. Pembuluh darah vena pulmonalis memiliki fungsi membawa darah dari paru-paru menuju jantung yang kaya akan oksigen.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Manusia