Sponsors Link

Istilah Imbibisi dan Penjelasannya

Dalam bahasa latin Imbibisi artinya minum, imbibisi berarti kemampuan dinding sel dan plasma sel untuk menyerap air dari luar sel, dalam hubungannya dengan pengambilan zat oleh tumbuhan.

Pada peristiwa tersebut, molekul-molekul dinding sel atau plasma sel, dan air yang terserap disebut air imbibisi. Dan akibatnya plasma sel dapat mengembang, dapat dibedakan menjadi dua golongan untuk benda yang dapat mengadakan imbibisi sebagai berikut:

  • Benda yang pada waktu imbibisi yang mengembang dengan tidak terbatas, yang artinya bgaian-bagian yang menyusun akan terlepas dan terampur air menjadi koloid dalam fase sol. Misalnya roti yang direndam air dan akan mengembang yang akhirnya hancur dan larut dalam air tersebut.
  • Setelah mencapai volume tertentu tidak dapat mengembang lagi, karena benda yang pada waktu imbibisi dapat mengembang dengan terbatas. Misalnya kacang tanah yang direndam air akan mengembang sampai volume tertentu.

Syarat imbibisi:

  • Adanya tarik menarik yang spesifik antara air dengan benih.
  • Adanya perbedaan antara benih dengan larutan, dimana benih < larutan.
  • Benih kering memiliki kandungan yang rendah.
  • Benih mempunyai pertikel koloid yang merupakan matriks, bersifat hidrofil berupa pati, protein, selulose.

Beberapa factor yang dapat mempengaruhi kecepatan penyerapan air oleh biji di antaranya adalah:

1. Tekanan hidrostatik

Karena meningkatnya volume air pada membrane biji, masuknya air ke dalam biji dapat menimbulkan tekanan hidrostatik. Dan dapat menyebabkan meningkatnya tekanan difusi air akibat dari tekanan hidrostatik. Hal ini juga dapat menyebabkan naiknya kecepatan difusi ke luar dan menurunnya kecepatan penyerapan air oleh biji.

Sehingga kecepatan penyerapan pada bentuk permulaan yang tinggi dan kemudian semakin lambat akan sejalan dengan naiknya tekanan hidrostatik sampai terjadinya keseimbangan. proses pertumbuhan tanaman padi bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

2. Konsentrasi air

Semakin bertambah besar antara perbedaan tekanan difusi antara cairan luar dan juga di dalam biji, dengan bertambah cepat penyerapan air oleh biji. dampak air kotor terhadap pertumbuhan tumbuhan bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

3.Luas permukaan biji yang kontak dengan air

Berbanding lurus dengan luas permukaan merupakan kecepatan penyerapan air oleh biji. Bagian khusus pada biji dapat menyerap air lebih cepat pada keadaan tertentu.

4.Daya intermolekular

Apabila tenaga ini meningkat akan menyebabkan menurunnya tekanan difusi air dan juga berarti turunnya kecepatan penyerapan air, dan daya ini merupakan tenaga listrik.

5. Spesies dan varietas

Berhubungan dengan faktor genetik yang dapat menentukan susunan kulit biji.

6. Suhu

Energi akan di pakai apabila air dipanaskan, dan sebagian energi ini akan dipakai untuk meningkatkan difusi air. Dan oleh sebab itu, apabila suhu ditingkatkan maka untuk kecepatan penyerapan juga akan naik sampai batas tertentu, dan di mana tiap 10 derajat celcius suhu akan dinaikkan dengan kecepatan penyerapan kira-kira dua kali lipat pada waktu permulaan.

7. Tingkat kemasakan

Kandungan air akan berkurang apabila biji semakin masak, sehingga kecepatan penyerapan airnya akan meningkat.

8. Umur

Semakin lama disimpan maka akan semakin sulit untuk dapat menyerap air, hal ini karena berhubungan dengan lama nya penyimpanan.

9. Komposisi kimia

Dibanding dengan biji yang kadar memiliki karbohidrat tinggi, biji yang mengandung protein tinggi dapat menyerap air lebih cepat sampai tingkat tertentu. Biji dengan kadar minyak yang tinggi tetapi kadar proteinnya rendah untuk daya kecepatan serapnya akan sama dengan biji yang berkadar karbohidrat tinggi.

Pasti akan mengalami fase dormansi pada setiap biji yang akan memulai fase perkecambahan. Pada musim dingin, dormansi akan mempertahankan diri terhadap suhu yang sangat rendah (membeku) atau kekeringan pada musim panas yang merupakan bagian yang terpenting dalam perjalanan hidup tumbuhan tersebut.


Untuk contoh yang paling mudah mengenai dormansi adalah dengan adanya kulit biji yang dapat menghalangi penyerapan baik air, oksigen ataupun garam.

Karena jalan masuk di halangi oleh sumpal seperti gabus pada lubang kecil di kulit biji, pada beberapa spesies, air dan oksigen tidak dapat menembus biji tertentu. Dan apabila biji di goncang-goncang kadang sumpal itu dapat lepas sehingga dapat berlangsung perkecambahan.

, , , ,




Oleh :
Kategori : Tumbuhan
Search

Our Sponsors


Dosen Talks

Kompas.com, Tempo.co, Kpu.go.id Menangkan 02 ?
Kurang Kredible Apa Web ini..!!