Sponsors Link

Lordosis : Pengertian, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Setiap manusia tentu memiliki punggung dan ruas tulang belakang. Punggung dan segala organ serta tulang di dalamnya yang membantu manusia dalam melakukan aktifitas sehari hari seperti berjalan, duduk, dan berlari. punggung juga membuat manusia mampu menyangga kepala dengan baik. Setiap orang tentu mendambakan punggung yang sehat agar dapat aktif dan terhindar dari ketidaknyamanan, hal tersebut dapat dilakukan dengan pola hidup dan kebiasaan postur tubuh yang baik.

Tetapi sering pula kita melihat seseorang yang merasa tidak nyaman dengan punggungnya karena berbagai penyakit atau kelainan, salah satunya ialah lordosis, lordosis sering dilihat pada ibu hamil yang memang memiliki beban lebih berat pada bagian perutnya. Selengkapnya tentang lordosis akan penulis uraikan secara lengkap pada kesempatan kali ini. Yuk simak penjelasan berikut.

Pengertian Lordosis

Lordosis ialah gangguan atau kelainan pada tulang belakang tepatnya pada punggung manusia bagian bawah yang memiliki tingkat kelengkungan melebihi normal sehingga seolah olah terlihat seperti tulang tertarik ke depan. Secara fisik akan terlihat dengan punggung yang lebih rendah dan mmebentuk seperti huruf “C” jika dilihat dari samping. Bagian perut dan pantat pun akan terlihat lebih menonjol.

Normalnya tulang belakang memiliki kelengkungan alami di bagian leher, punggung atas, dan punggung bawah untuk membantu gerak tubuh dan mendukung berat tulang bagian kepala. Lordosis terjadi ketika lengkungan alami tersebut tidak wajar di punggung bagian bawah sehingga menyebabkan rasa sakit akibat tekanan berlebih pada tulang belakang.

Lordosis dapat diketahui dengan cara berbaring telentang pada alas yang keras, orang yang normal akan mampu menggeser tangan di bawah punggung bawah dengan sedikit ruang gerak. Jika memiliki kelainan berupa lordosis, maka akan tersisa banyak ruang gerak antara tangan dan pungggung bawah karena punggung melengkung ke depan. Pemeriksaan yang lebih pasti dapat dilakukan dengan rontgen atau CT scan.

Penyebab Lordosis

Lordosis dapat pula uncul pada anak anak yang masih kecil tanpa diketahui penyebabnya secara jelas, lordosis bukan hanya beresiko pada orang dewasa saja. Berbagai penyebab terjadinya lordosis ialah sebagai berikut :

  1. Postur tubuh yang buruk, seperti kebiasaan meninggikan bahu dan tulang dada sehingga tulang belakang seara langsung mengikuti dengan melengkung ke depan.
  2. Kegemukan, umumnya karena punggung menangung beban yang lebih pada bagian perut dan semua organ di dalamnya dimana perut yang membesar akan cenderung ke arah depan dan terlihat seperti menarik punggung bagian belakang berada dalam posisi lebih dalam.
  3. Osteoporosis, yaitu tulang keropos yang umum terjadi pada masa tua, menyebabkan lordosis karena pengeroposan tulang penyusun rangka manusia dapat terjadi pada bagian manapun termasuk tulang belakang, sehingga akan menyebabkan gangguan pada bentuk normal dan kekuatan tulang itu sendiri.
  4. Kondisi tertentu seperti pada masa kehamilan atau memiliki penyakit pada otot.
  5. Kelainan pada tulang belakang seperti discitis (gangguan fungsi antara bagian pada tulang belakang).

Cara Mengatasi Lordosis

Lordosis dapat diobati dengan memperbaki postur tubuh, makan makanan yang tinggi kalsium dan vitamin D, serta melakukan pola hidup yang sehat. Lordosis yang wajib dilakukan tindakan pengobatan secara langsung oleh dokter ialah jika menyebabkan gejala rasa yang sangat sakit pada punggung belakang, otot terasa kejang, sering kesemutan, dan kesulitan berkemih atau buang air besar.


Pengobatan akan dilakukan dokter untuk memperbaiki tingkat kelengkungan punggung, umumnya dokter akan emmebri obat untuk mengurangi rasa sakit, menyarankan terapi fisik atau yoga, dan melakukan operasi jika kelengkungan tulang sudah mempengaruhi organ tubuh lain di sekitarnya dan sangat mengganggu.

Demikian artikel mengenai lordosis, jangan lupa selalu jaga kesehatan tulang belakang anda dengan melakukan gerakan aktif dan kebiaaan postur tubuh yang benar. Semoga bermanfaat bagi sobat semua. Sampai jumpa di lain kesempatan Terima kasih sudah membaca. Salam hangat selalu dari penulis.

, , , , ,




Oleh :
Kategori : Manusia