Sponsors Link

Skoliosis : Pengertian, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Dari berbagai penyakit yang ada dalam tubuh manusia, dari sekian banyak jenis penyakit mungkin ada diantara kita yang belum mengetahui apa saja kelainan dan penyakit yang terjadi pada punggung dan ruas tulang belakang. Dalam kehidupan sehari hari, sering kita melihat seseorang yang memiliki postur tubuh tidak normal tetapi tidak dianggap sebagai masalah. Salah satunya ialah skoliosis.

Mungkin anda sering melihatnya atau bahkan anda sendiri mengalaminya tetapi tidak menyadarinya. Sebab itu pada kesempatan kali ini penulis akan membahas lengkap mengenai skoliosis dimana memang seharusnya setiap kelainan atau penyakit pada tubuh sekecil apapun bukan untuk disepelekan. Yuk simak baik baik.

Pengertian Skoliosis

Skoliosis yaitu bentuk tulang belakang yang melengkung ke belakang, tidak normal dari postur seharusnya yang membentuk kurva dari bahu ke bawah dan terlihat lurus dari belakang dengan sedikit lengkungan ke belakang jika dilihat dari samping. Sedangkan pada skoliosis, tulang belakang melengkung ke samping, jika dilihat dari bentuk porstur tubuh dari luar akan terlihat seolah tulang belakang melengkung ke samping dan membentuk huruf “S” atau “C”.

Skoliosis dapat dilihat secara jelas dari bentuk fisik, ciri umumnya yaitu slaah satu bahu terlihat lebih tinggi dari yang lain, tulang belakang seperti terpuntir, sering merasa sakit punggung, dan dalam kondisi yang lebih parah terjadi kesulitan pada pernafasan karena ruang gerak paru paru berkurang.

Penyebab Skoliosis

Menurut penelitian, skoliosis banyak terjadi pada seseorang dengan tidak disadari karena kurangnya pengetahuan dan kurang memperhatikan kondisi tubuh masing masing, kelainan tersebut baru disadari ketika muncul rasa sakit atau ketidaknyamanan pada otot. Penyebab skoliosis ialah sebagai berikut :

  • Kebiasaan postur tubuh yang tidak tepat sehingga tulang belakang menyesuaikan dengan kebiasaan tersebut, hal ini diperkuat dengan kurangnya olahraga dan gaya hidup yang tidak sehat.
  • Kelainan konginetal yaitu kelainan tulang belakang yang telah muncul sejak lahir yang disebabkan kurangnya gizi pada ibu yang mengandung sehingga menyebabkan tulang belakang tidak berkembang secara sempurna.
  • Penyakit neurologis seperti kelainan otak, kelainan pada bagian bagian otak manusia akan mempengaruhi sistem saraf pada manusia dan otot di tulang belakang sehingga kesulitan untuk mencapai bentuk atau postur yang normal.
  • Adanya riwayat pada salah satu anggota keluarga. Dapat terjadi jika terdapat orang tua yang pernah mengalami dan menurun pada anaknya karena gen.
  • Kelemahan mekanisme kerja otot yang disebabkan cedera atau infeksi, menyebabkan terganggunya fungsi dari tulang belakang dan mengakibatkan kelemahan pada postur tulang.
  • Cacat lahir, menyebabkan skoliosis bawaan sejak lahir karena tulang tulang belakang tidak berkembang normal selama berada dalam rahim.

Cara Mengatasi Skoliosis

Untuk mengatasi skoliosis sebaiknya konsul kepada ahli tulang atau dokter yang berkompeten untuk diketahui terlebih dahulu penyebab pastinya. Cara mengatasi skoliosis ditentukan berdasarkan penyebab dan tingkat keparahannya, yaitu sebagai berikut :

  • Pemeriksaan dalam, dilakukan untuk mengetahui terlebih dulu tingkat keparahan, dilakukan dengan pemeriksaan rontgen, selanjutnya akan diberikan terapi hingga kondisi membaik dan dilakukan pemeriksaan ulang 6 bulan kemudian untuk memastikan kesembuhannya.
  • Obat anti nyeri, untuk orang dewasa yang mengalami rasa sakit akibat skoliosis. Obat diberikan untuk mengurangi ketidaknyamanan dan mencegah infeksi.
  • Menggunakan penyangga, dilakukan dengan tujuan agar kelengkungan tidak bertambah parah, terapi ini diberikan kepada penderita yang memiliki tingka kelengkungan lebih dari 20 derajat.
  • operasi, dilakukan jika kondisi menimbulkan bahaya pada organ lain dan tidak dapat diatasi dengan terapi, umumya pada skoliosis yang tingkat kelengkungannya mencapai 45 hingga 50 derajat.

Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat untuk menambah wawasan anda. jangan lupa perhatikan setiap detil tubuh anda dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut pada segala sesuatu yang tidak normal agar terhindar dari berbagai penyakit. terima kasih sudah membaca. Salam hangat dari penulis.

, , , , ,




Oleh :
Kategori : Manusia
Search

Our Sponsors