Sponsors Link

Hormon Gas Etilen pada Tumbuhan

Hello sobat semua yang terkasih,  kembali lagi bertemu dengan penulis nih sobat yang selalu senantiasa menemani waktu luang sobat semua bersama keluarga tercinta. Penulis juga berharap semoga sobat semua dalam keadaaan baik –  baik saja ya sobat. Nah sobat terkasih, tidak jauh berbeda dari artikel yang sebelumnya, pada postingan kali ini kita juga masih akan membahas mengenai ruang lingkup biologi yakni mengenai tumbuhan.

Tentunya pembahasan yang satu ini menarik ya sobat, karena langsung berhubungan dengan sekeliling kita sehari –  harinya. Adapun yang akan menjadi pembahasan kita pada postingan kali ini yakni mengenai hormon. Seperti yang sudah kita ketahui bersama, layaknya seperti hormon manusia dan jenis hormon pada hewan,

tumbuahn juga ternyata memiliki sejumlah hormon dalam tubuhnya yang berfungsi untuk mendukung tumbuh kembang dari tumbuhan itu sendiri seperti proses terjadinya penyerbukan, fotosintesis, dsb. Oleh karena jenis hormon tersebut ada begitu banyak dalam tumbuhan tersebut, nah sobat yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini yakni mengenai Hormon Gas Etilen pada Tumbuhan.

Apa itu dan apa fungsinya, yuk sobat langusng saja kita simak ulasa berikut ini dengan seksama. Hormon gas etilen merupakan senyawa hidrokarbon tidak jenuh yang pada umumnya berbentuk seperti  gas. Hormon gas etilen ini sendiri bisa dihasilkan oleh jaringan tumbuhan hidup seperti jaringan xilem dan floem,

dan pada waktu tertentu pula senyawa etilen ini bisa mengakibatkan terjadinya perubahan penting pada proses pertumbuahn dan pematangan hasil dari pertanian. Hormon gas etilen ini merupakan suatu gas yang pada kehidupan tanaman bisa dikelompokkan sebagai hormon yang katif pada proses pematangan.

Karena bisa memnuhi persyaratan sebagai hormon seperti yang dihasilakn oelh tumbuhan pada umumnya, maka hormon yang satu ini bersifat mobile pada jarinagn tumbuahn dan merupakan senyawa organik, maka disebutlah sebagai hormon gas etilen. Untuk lebih jelasnya mengenai hormon gas etilen tersebut, dibawah ini penulis menyajikan beberapa fungsi dari hormon gas etilen tersebut. Beriktu ulasannya untuk anda .

  1. Sebagai hormon yang berfungsi untuk mempercepat proses pematangan buah. Hal ini disebabkan oleh pengaruh gas etilen terhadap pematangn buah yaitu membuat klorofil pada buah muda menjadi pecah.
  2. Dengan adanya hal yang seperti ini, maka akan membuat buah tersebut hanya memiliki karoten dan xantofil, sehingga buah akan berwarna merah dan jingga, atau berwana yang lainnya sesuai dengan jenis buah tersebut.
  3. Sebagai hormon yang berfungsi untuk memicu pengguguran bunga dan daun
  4. Sebagai hormon yang berfungsi untuk membuat batang tumbuh menjadi tebal
  5. Sebagai hormon yang berfungsi untuk membantu memekarkan bunga
  6. Sebagai hormon yang berfungsi untuk membantu dalam membentuk akar adventif

Nah sobat semua, itulah beberapa fungsi dari hormone gas etilen yang perlu untuk anda ketahui sejak dini.

Secara tak disadari sobat, pemakaian etilen dalam proses pematangan buah sudah lama anda dan dilaksanakan. Sebelumnnya senyawa gas etilen ini juga sudah diketahui nama dan fungsinya, yakni disebut sebagai hormon pematangan, karena memang secara keseluruhan fungsi dari hormon gas etilen ini,

adalah untuk membantu proses pematangan buah meskipun ada beberapa fungsi lainnya. Itulah ulasan singkat mengenai hormon gas etilen pada tumbuhan yang bisa penulis share buat sobat semua. Terima kasih buat anda yang sudah berkunjung dan membaca artikel ini ya. Semoga bermanfaat dan tentunya  bisa menjadi refrensi untuk anda. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Salam hangat selalu.

, , , , ,




Oleh :
Kategori : Tumbuhan