Sponsors Link

Tumbuhan Penetral Kandungan Berbahaya di Udara Ini Wajib Diketahui

Bumi yang kita tempati sekarang sudah semakin tua. Udara yang kita hirup setiap haripun sudah tidak sebersih dahulu. Banyaknya kendaraan dan pabrik – pabrik berdiri tentu menjadi salah satu penyebab banyaknya kandungan berbahaya di udara.

Tapi anda tidak perlu terlalu khawatir. Kini ada begitu banyak tumbuhan yang bisa digunakan sebagai penetral kandungan berbahaya yang ada di udara. Beberapa diantaranya ialah :

1.Karet Hias

Karet Hias, atau Ficus Robusta (nama latin) adalah salah satu tanaman yang kegunaannya menyerap formaldehid dan menghasilkan oksigen. Daunnya berwarna hijau muda, dan saat dipegang teksturnya kenyal.

Oleh karena itu, pohon yang satu ini juga dikenal dengan sebutan Rubber Plant. Karet Hias sebaiknya tidak ditaruh di tempat terlalu terang, terutama di bawah sinar matahari. Tempatkan di dalam ruangan dengan sedikit pancaran sinar. manfaat monitoring tumbuhan cagar alam bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

2. Rhapis Excelsa

Rhapis Excelsa merupakan jenis palem yang tidak mudah rusak dan bisa beradaptasi di hampir setiap kondisi suhu maupun cahaya. Rhapis juga termasuk tanaman yang mudah dipelihara, tapi pertumbuhannya lambat. pengaruh cahaya terhadap luas dan ketebalan daun bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

3. Dracaena Deremensis

Tanaman ini mudah dirawat dan memerlukan cahaya terang untuk tumbuh subur. Dracaena bisa beradaptasi hidup di area dengan cahaya rendah jika penyiraman airnya dikurangi. Jaga tanah dalam pot agar tetap lembab dan sering-sering menyemprotnya dengan air hangat. Potong bila ada daun-daun yang mati untuk memberi ruang tumbuhnya daun baru.

4. Palem Kuning

Palem Kuning, atau Areca Palm merupakan jenis tanaman rumah dengan pelepah daun cukup panjang dan menutupi batang yang beruas-ruas. Rata-rata tinggi pohon ini bisa mencapai 1-6 meter.

Pohon ini harus ditaruh di tempat yang lembab agar tidak rusak, tapi pada dasarnya palem kuning bisa disimpan di mana saja, terutama di sebelah furnitur yang baru dipernis. Jenis palem ini mampu menyedot polutan yang berasal dari senyawa formaldehyde.

5. Palem Bambu

Tanaman ini memerlukan cahaya terang untuk tumbuh subur. Pohon ini tumbuh subur di area lembab, tapi jaga agar tidak terlalu banyak disirami air. Meskipun berfungsi menyedot polutan, palem bambu mungkin mengundang laba-laba atau serangga. Untuk mengantisipasinya, semprotkan cairan pestisida.

6. Sirih Belanda

Tanaman devil’s Ivy (Scindapsus Aureus) atau yang lebih dikenal dengan nama sirih belanda ini ternyata sangat ampuh untuk menyerap racun Benzena serta Formaldehida yang terkandung dalam asap rokok.

Berdasarkan penelitian, dalam sehari tanaman ini mampu menyerap sekitar 50% kandungan dari masing-masing kedua racun tersebut. Selain itu sirih belanda ini mampu menyerap gas Karbon Monoksida yang dihasilkan di rumah sebanyak 75%.

Menanam serta merawatnya mudah, itulah yang menjadi kelebih tanaman yang daunnya mirip bentuk hati ini. Tak hanya di dalam ruangan, Anda juga bisa menempatkannya di luar rumah seperti di teras serta pekarangan rumah.

7. Lidah Mertua Ampuh Menyerap Racun Rokok

Tumbuhan yang juga dikenal dengan sebutan sansiviera ini memang sering dijadikan penghias interior rumah. Perawatannya memang sangat mudah, cukup ditempatkan di tempat yang tidak terlalu kering serta menyiramnya secara rutin saja.

Di balik tampilannya yang cerah ceria, tanaman ini ternyata memiliki kehebatan yang luar biasa yaitu bisa menyerap 107 unsur polutan berbahaya yang terkandung dalam udara, termasuk di dalamnya racun Formaldehida dari asap rokok. Kemampuan serapnya pun cukup luas yaitu hanya satu pot untuk 150 m² ruangan.

8. Sri Rejeki

Sri rejeki ini yang berasal dari suku talas-talasan ini sendiri mampu menghadang berbagai polutan yang ada di rumah, termasuk asap rokok serta mikroorganisme lainnya.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan FMIPA Unbraw Malang, kehadiran sri rejeki berdaun minimal 14 helai ditambah dengan kehadiran lidah mertua dewasa minimal berdaun 5 helai, dapat menggantikan fungsi air purifier untuk menetralisir kandungan bahan berbahaya.

Demikian yang bisa penulis sampaikan pada kesempatan kali ini mengenai tumbuhan penetral kandungan berbahaya di udara. Semoga bisa membawa manfaat bagi anda semua. Salam hangat dari penulis.

, , , ,




Oleh :
Kategori : Tumbuhan