Sponsors Link
     Sponsors Link

Cara Menanam Hidroponik Sederhana Bagi Pemula

Sponsors Link

Cara menanam hidroponik sederhana bisa memanfaatkan barang – barang bekas yang sudah tidak terpakai di lingkungan sekitar kita. Namanya juga sederhana, pasti berkaitan dengan cara – cara yang mudah dan tidak mengeluarkan biaya banyak dalam proses pengerjaannya. Anda juga bisa mempelajari cara menanam hidroponik tomat untuk memperkaya wawasan anda mengenai hal – hal yang berhubungan dengan hidroponik.

ads

Cara Menanam Hidroponik Sederhana

Banyak yang menyebutkan bahwa cara menanam hidroponik sederhana sangat ramah terhadap lingkungan sekitarnya dan justru malah membantu dalam hal pelestarian lingkungan itu sendiri. Bagaimana tidak, dengan memanfaatkan barang – barang bekas seperti halnya botol – botol minuman yang banyak bertebaran, berarti mengurangi resiko pencemaran yang ada.

Pada artikel kali ini akan membahas mengenai cara menanam hidroponik sederhana yang nantinya diulas lebih dalam sehingga bisa anda jadikan sebagai bahan referensi, yuk kita simak bersama – sama penjelasan berikut ini :

1. Siapkan Bahan Dan Peralatan Yang Dibutuhkan

Sebelum memulai aktivitas penanaman, tentu saja anda akan membutuhkan bahan dan peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang proses jalannya penanaman yang anda tunggu – tunggu. Tahap ini sangat menentukan sekali nantinya tanaman yang anda tanam bisa tumbuh dengan baik atau tidak.

Potong bahan menjadi 2 bagian yang sama. Kemudian letakkan bagian potongan corongnya terbalik ke dalam bagian potongan satunya lagi. Hal ini dilakukan untuk mempermudah proses penyerapan kebutuhan air yang sudah disediakan di dasar botol yang sudah anda desain sedemikian rupa tersebut. Anda bisa mempelajari juga mengenai macam macam sistem hidroponik.

2. Siapkan Media Tanam Sesuai Dengan Kebutuhan

Untuk penerapan menanam hidroponik, biasanya tidak menggunakan media tanah, namun cenderung ke media lain yang lebih flexible. Misalnya seperti arang sekam, bebatuan, dan lain sebagainya tergantung dengan kebutuhan penanaman itu sendiri. Jadi menurut saya pilihlah mana yang mudah di dapat tanpa harus mengeluarkan biaya.

3. Siapkan Benih Yang Akan Ditanam

Cara menanam hidroponik selanjutnya adalah pemilihan benih. Pemilihan benih disini juga tidak kalah penting sebelum memulai proses  penanaman dengan teknik hidroponik. Pemilihan kualitas bibit yang baik akan sangat mempengaruhi hasil yang anda dapatkan di kemudian hari.

Usahakan untuk mencari bibit yang benar – benar unggul dan wajib mempunyai ketahanan yang baik terhadap hama atau pun penyakit serta bisa cepat beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang terjadi. Pada akhirnya kekhawatiran mengenai tanaman yang mungkin bisa mati pun bisa tertangani dengan baik.

Untuk jenis sayur atau pun buah yang akan anda tanam, bisa dikombinasikan dengan berbagai jenis agar nantinya anda bisa menikmati hasil dan sensasi yang berbeda – beda. Selain itu diharapkan akan membantu membuka dan menambah wawasan anda mengenai berbagai jenis tanaman yang sudah ditanam. Bisa dari segi karakteristik berbagai tanaman atau pun dari segi proses pemanenan yang baik. Anda bisa mempelajari mengenai cara bertanam hidroponik bagi pemula.


4. Proses Penyemaian

Selanjutnya anda akan memasuki proses penyemaian. Pastikan kembali apakah kebutuhan untuk mulai menyemai sudah siap semua. Jika memang sudah benar – benar siap, maka anda bisa memulai untuk melakukan penyemaian. Anda bisa melakukan penyemaian dengan meletakkan benih menyesuaikan dengan tanaman yang akan ditanam.

Misalnya saja sawi, bayam, daun bawang, selada, bisa anda letakkan benih lebih dari satu pada tempat penanaman. Sedangkan tanaman seperti tomat, cabai, terong, lebih baik meletakkan benih 1 saja pada setiap tempat penanaman. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan pertumbuhan dengan mempertimbangkan ukuran tanaman yang akan tumbuh nantinya.

Selanjutnya anda mempunyai kewajiban yang harus anda perhatikan dengan baik yakni, jagalah kondisi kelembaban media tanamnya dengan harapan benih akan bisa segera tumbuh sesuai dengan waktu normalnya. Anda bisa mempelajari hal lain mengenai pertanian modern.

5. Proses Penanaman

Proses penanaman ini diperlukan jika tanaman – tanaman yang disemai mulai tumbuh besar dan tempatnya sudah tidak mumpuni untuk menampungnya, maka pemindahan ke tempat lain yang lebih besar hukumnya menjadi wajib. Jika anda tidak memindahkannya secepat mungkin, hal buruk pun mungkin bisa terjadi. Misalnya saja tanaman tidak mampu tumbuh dengan baik dan tempat penanaman akan rusak karena sudah tidak ideal.

Selanjutnya anda harus memperhatikan jarak penanaman tanaman. Karena penentuan jarak juga bisa mempengaruhi tingkat keleluasaan atau pun ruang gerak dan bagaimana tanaman bisa tumbuh dengan baik. Tempat yang terbatas pun masih bisa menerapkan penentuan jarak yang tepat.

Yang terpenting jangan memaksakan jumlah banyaknya tanaman yang anda tanam saja, melainkan perhatikan hasil yang pasti akan anda dapatkan nanti. Jangan sampai anda berambisi menanam dalam jumlah banyak dan tidak memperhatikan jarak, ujung – ujungnya malah sebagian besar tanaman tidak bisa dipanen. Jadi saran saya budayakan untuk mempertimbangkan keputusan dalam jangka yang panjang. Anda bisa mempelajari hal lainnya seperti cara meningkatkan hasil pertanian untuk mendapatkan hasil yang baik dan memuaskan.

6. Pertimbangkan Letak Tempat Penanaman

Letak tanaman juga harus anda perhatikan karena akan mempengaruhi proses pertumbuhan tanaman. Terlebih lagi jika area rumah anda lahannya terdapat bagian penutupnya, pasti cahaya yang bisa masuk sangat terbatas. Untuk itu saya sarankan menggunakan atap kanofi dengan bahan yang bisa ditembus oleh cahaya matahari. Bisa juga anda letakkan tanaman anda di luar pagar rumah dengan memanfaatkan bagian atas saluran air yang sudah ditutup.

7. Perhatikan Kebutuhan Air

Meskipun di bagian dasar tempat penanaman (dasar botol) terdapat bagian yang sengaja di desain khusus untuk penampungan air, anda tetap saja perlu memperhatikan waktu yang dibutuhkan untuk menambahkan air agar kelembaban tetap terjaga. Keuntungan menggunakan teknik ini anda jadi tidak perlu melakukan penyiraman setiap hari karena terdapat bagian penampungan air.

8. Perhatikan Nutrisi Yang Dibutuhkan

Kebutuhan nutrisi sangat diperlukan bagi tanaman untuk menunjang pertumbuhan agar kondisi tetap segar dan baik. Anda bisa menggunakan pupuk yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian tanaman. Perhatikan kadar kebutuhan pupuk yang diperlukan, misalnya ideal pemberian pupuk berapa hari sekali agar tanaman tidak mengalami perlambatan dalam proses pertumbuhannya.

Selain itu anda juga tidak disarankan untuk menggunakan pupuk secara berlebihan. Ikuti saja anjuran pemakaian yang sudah ditetapkan oleh pabrik. Namun jika anda menggunakan pupuk buatan sendiri, maka bisa anda berikan pupuk setiap seminggu sekali saja. Setelah anda mengikuti prosesnya dengan baik, kemungkinan besar anda memiliki peluang untuk mendapatkan hasil yang baik pula.

9. Proses Perawatan

Perawatan sangat perlu dilakukan untuk memaksimalkan hasil yang akan didapatkan nantinya. Seperti halnya melakukan upaya pencegahan agar tanaman tidak mudah terserang penyakit, memperhatikan kebutuhan air, nutrisi dan juga cahaya dengan baik. Saran saya hindari pemanfaatan zat – zat berbahaya seperti pestisida sebagai solusi untuk menciptakan tanaman yang mempunyai daya tahan yang baik.


Solusi tersebut justru bisa menciptakan masalah lainnya seperti halnya pencemaran lingkungan di sekitar rumah anda, sehingga akan sangat mempengaruhi tingkat kesehatan masyarakat itu sendiri. Selain itu penggunaan pestisida memerlukan biaya yang lumayan.

Yang perlu anda lakukan adalah memperhatikan tanaman anda setiap hari. Jika ada kondisi yang kurang baik anda bisa melakukan penanganan dengan cara – cara yang ramah terhadap lingkungan. Misalnya saja saat terdapat tanda – tanda daun mulai tampak layu, berlubang ataupun mengering, maka anda bisa langsung memangkasnya agar tidak terjadi penularan ke bagian lainnya.

Dapat diambil kesimpulan bahwa artikel mengenai cara menanam hidroponik sederhana yang sudah diulas di atas secara detail dan dikemas dengan baik diharapkan bisa membantu memudahkan anda dalam mempelajari serta memahaminya lebih dalam lagi sehingga layak dijadikan sebagai sumber referensi.

Sampai disini dulu ya artikel kali ini yang membahas mengenai cara menanam hidroponik sederhana. Semoga bisa bermanfaat bagi sobat sekalian dan terima kasih sudah meluangkan sedikit waktunya untuk membaca artikel saya ini. Sampai jumpa di artikel lainnya.

Sponsored Links

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Tuesday 17th, October 2017 / 03:00 Oleh :
Kategori : Biologi Dasar